Astaga! Kematian Mengerikan yang Terjadi di Wahana Permainan DisneyLand
Siapa sih yang tidak tahu Disney Land? DisneyLand merupakan tempat wisata yang digandrungi oleh hampir seluruh orang di dunia ini.
Bukan hanya ketenaran dan keindahan yang ditawarkan saja, melainkan banyak sekali karakter kartun populer.
Seperti Mickey Mouse, Donald Bebek, Goofy dan masih banyak yang lainnya.
Dengan segala hal menakjubkan yang dimiliki Disney Land, pasti anda tidak akan pernah berfikir akan menemui akhir hidup di wahana ini.
Dimana ternyata pernah ada beberapa peristiwa kematian yang sangat mengejutkan di wahana yang luar biasa populer ini.
Berikut merupakan deretan peristiwan kematian yang terjadi di Disney Land.
1. Mark Maples
Lima tahun setelah pembukaan wahana “Matterhorn Bobsleds”, tahun 1964, Seorang anak laki – laki bernama Mark Maples (15 tahun) mengunjungi wahana Disney Land dan mencoba wahana Matternhorn Bobsleds ini. Mark pun mencoba pamer keteman yang duduk disebelahnya dengan melepaskan sabuk pengaman dan langsung berdiri saat wahana sudah bergerak. Sayangnya, Mark kehilangan keseimbangan dan terjatuh kelintasan dan mengalami luka dalam yakni patah tulang tengkorak dan tulang rusuk yang cukup parah. Dan Mark pun meninggal 3 hari setelahnya.
2. Brandon Zucker
Pada September tahun 2000, Seorang anak laki – laki bernama Brandon Zucker (4 tahun) bersama ayahnya, David, sedang menaiki wahana mobil berjalan di Disney Land bernama “Roger Rabbit’s Car Toon Spin”. Dan entah bagaimana kejadiannya, Brandon terjatuh dari mobilnya yang sedang bergerak dan terjepit dibawah mobil di belakangnya, dan wahana ini pun masih terus bergerak tanpa henti! David pun langsung keluar dari wahana dan berteriak kepada pegawai wahana untuk menghentikan wahana tersebut dan membantu anaknya. Sayangnya saat itu prosedur darurat di Disney Land tidak langsung menghubungi kepolisian, tidak perduli sepanik apapun pengunjung wahana. Karyawan hanya menyuruh David tenang dan menunggu keamanan wahana tiba.
3. Bogden Delaurot
Pada tahun 1973, Bodan Delaurot (18 tahun) dan adik laki – lakinya (10 tahun) sedang berkunjung ke Disney Land. Mereka memutuskan kalau betapa menyenangkannya untuk melihat lebih dekat wahana edukasi “The Burning Settlers Cabin on Tom Sawyer’s Island” yang memang tidak dapat di akses lebih dekat oleh para pengunjung taman bermain ini dengan dibatasi oleh danau buatan. Mereka pun terpergok oleh pegawai taman, sehingga Bogden menyuruh adiknya untuk naik kepunggungnya untuk menyebrangi sungai, karena sang adik tidak bisa berenang. Namun, mungkin karena Bogden kesulitan menahan bobot adiknya, Bogden pun tenggelam. Dengan susah payah, adiknya berhasil mebuat dirinya mencapai tepian untuk bertemu pegawai taman dan mengangkatnya dari air. Namun tubuh Bogden yang teggelam tidak dapat ditemukan oleh tim pencari sampai esok paginya.
sumber :pepo.id

Tidak ada komentar: